UPAYA MENJAGA KESTABILAN SISTEM KEUANGAN DI LEVEL NORMAL
UPAYA MENJAGA KESTABILAN SISTEM KEUANGAN DI LEVEL NORMAL
JAKARTA, TaxCenter – Pemerintah Indonesia terus
menerapkan berbagai macam kebijakan untuk dapat meningkatkan sistem perekonomian
Indonesia.
Pemerintah juga terus menjaga kestabilan dari sistem
keuangan, yang di mana sistem keuangan menjadi faktor dalam keberlangsungan
perekonomian Indonesia.
Selanjutnya Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)
menjelaskan bahwa ke stabilitas atas sistem keuangan untuk kuartal III/2021
masih terpantau normal bersama dengan terjadinya penurunan atas kasus positif
Covid-19.
Selanjutnya Ibu Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri
Keuangan mengatakan bahwa proses pemulihan perekonomian global akan tetap
berlanjut walau risiko atas terjadinya lonjakan gelombang baru penyebaran virus
Covid-19 dan risiko atas disrupsi rantai pasok global.
Seluruh anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)
telah bersepakat untuk berkomitmen untuk terus memperkuat atas sinergi dalam
menjaga ke stabilitas sistem keuangan dan untuk mempertahankan momentum dalam
pemulihan ekonomi.
Ibu Sri Mulyani mengatakan bahwa munculnya varian baru dari virus Covid-19
akan menjadi faktor risiko yang besar di tengah munculnya ketimpangan
distribusi vaksin global.
Kemudian dengan adanya rantai pasok global yang lebih
panjang dari yang diperkirakan dan munculnya kenaikan atas harga energ yjuga
mulai memicu terjadinya inflasi di sejumlah negara.
Karena adanya kondisinya ini membuat Organisasi for
Economic Co-operation and Development (OECD) dan IMF melakukan pemangkasan atas
proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2021.
Organisasi for Economic Co-operation and Development
(OECD) melakukan pemangkasan atas proyeksi atas pertumbuhan ekonomi dunia untuk
tahun 2021 yang semula sebesar 5,8% menjadi ke level 5,7%, sedangkan untuk IMF
yang semula sebesar 6,0% menurun ke level 5,9%.
Kemudian Menteri Keuangan menilai bahwa pemulihan
perekonomian nasional akan terus berlanjut bersamaan dengan proses penanganan
pandemi Covid-19. Selain itu karena data kasus harian Covid-19 menunjukkan
penurunan sejak awal bulan Agustus 2021 sehingga aktivitas dari perekonomian
pun berangsur pulih.
Selanjutnya pemerintah juga terus menjaga daya beli
dan untuk memulihkan perekonomian dengan melakukan peningkatan atas bantuan
sosial serta memberi dukungan atas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan
sektor usaha.
Menteri Keuangan berpendapat bahwa pemberlakuan
kebijakan PPKM yang didukung dengan penerapan strategi atas belanja negara yang
responsif berhasil menurunkan kasus harian positif Covid-19.
Perkoppi berharap sistem keuangan pada kuartal selanjutnya dapat terus membaik dan proses pemulihan perekonomian nasional
dapat terus berlanjut.